Ada
perasaan yang khawatir
Ada perasaan
cemas
Ada perasaan
yang tak lega
Semua mengganjal
dalam pikiran
Berdesakan
ingin diungkapkan, namun tak bisa
Bingung memikirkan
mana yang harus dikeluarkan dulu
Bingung mana
yang harus dipecahkan dulu
Semua ini
bagai bom waktu yang siap meledak kapan pun tanpa ku tahu
Bukan tanpa
sebab semua ini terjadi
Tapi JENUH
..
Yaa ..
itu yang kurasakan saat ini
Realita yang
begitu panjang dan menjemukan ini sungguh membuatku tak mampu lagi bernafas
Tak akan
ada yang tahu apa yang kurasa saat ini
Begitu pun
kau, kau pun tak akan pernah tahu
Aku harus
berperang dengan hati dan pikiranku sendiri
Bahkan ucapan
maaf ku pun tak akan pernah bisa meluluhkan mu
Aku tahu
kau slalu terjaga di sana, tapi sungguh aku tak mampu lagi untuk ada di
sampingmu
Menemani tiap
kepingan keputusan yang akan kau ambil
Jika kau tak
suka, aku maklum
Jika kau marah
itu wajar
Tapi aku
juga hanya manusia biasa yang juga ingin dimengerti
Maaf ku
jenuh dalam pertarungan ini
Aku tlah
terjerembab dalam kemelut kabut hitam yang menyelimuti asaku
Tapi ada
satu yang tak akan ku lupa, segala kebaikan yang pernah kau berikan dan mungkin
sampai saat ini, terimakasih ..
Ku kan
salalu mendoakan yang terbaik untukmu dan semua pasukanmu
Sekarang bertempurlah
tanpa ku di sana ..
Dan aku
yakin kau bisa dan pasti bisa
MAAF .. MAAF .. MAAF ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar